Hari semakin siang, matahari terasa semakin terik. Jalanan mulai dipadati kendaraan-kendaraan. Tentunya pemandangan jalan sudah tak seindah pagi tadi. Mar. Ingat ya, sudah janji pulang sebelum petang. Terlihat pesan tampil di layar ponselnya, pesan dari ibunya. Ia menghiraukan pesan itu. Toh hari masih siang, gumamnya dalam hati. Mar sontak bangkit dari duduknya. Menyusuri jalanan, mencari-cari tempat lain yang menarik. Dilihatnya ada seorang penjual es krim di depan. Dihampirinya si penjual, ia lalu memesan es krim rasa cokelat. Dikeluarkannya uang lembaran sepuluh ribuan, lalu diserahkannya pada si penjual. Dilihatnya sekeliling, diamatinya keadaan sekitar, apakah ada bangku tempat duduk terdekat. Lalu dilihatnya di dekat situ ada bangku taman di samping pohon belimbing. Ia menuju kesana, duduk, lalu menikmati es krimnya. Di tengah menikmati es krim, seekor kucing hitam datang menghampirinya. Tubuhnya kotor, bulunya rontok, matanya rusak sebelah. Sepertinya kucing itu kela...
Komentar
Posting Komentar