Dua Enam
Suatu hari itu, ponselku berdering singkat. Satu pesan whatsapp masuk. Lalu kubuka layar ponselku. Terlihat satu poster bertuliskan 30 Days Writing Challenge (30 DWC) yang dikirim oleh temanku. Tulisan yang tidak asing buatku. Tulisan yang biasa diposting beberapa temanku di sosial media. Dengan poster itu, temanku lantas mengajakku untuk mengikuti challenge tersebut. Sudah tentu aku menolaknya. Bagiku, kegiatan ini hanyalah untuk orang-orang yang telah piawai menulis saja. Untuk mereka-mereka yang ingin mengembangkan tulisan-tulisannya. Untuk orang-orang yang telah layak dibaca tulisannya. Sedangkan aku, bukanlah orang yang seperti itu. Hampir-hampir aku tak pernah menulis. Bahkan, membuat tulisan di media sosial pun jarang. Beberapa waktu kemudian, aku berubah pikiran. Tiba-tiba saja aku meng-iyakan ajakan temanku itu. Kupikir, tak ada salahnya kucoba. Toh, aku hanya akan ikut sekadarnya saja. Gagal, tak masalah . Pikirku waktu itu. Beberapa hari kemudian,...

Komentar
Posting Komentar